PT. HUTAMA KARYA ( Persero ) - Data Informasi BUMN

PT.Hutama Karya
Recritment PT.Hutama Karya - PT. HUTAMA KARYA ( Persero ) yang selanjutnya disebut HK berasal dari perusahaan swasta Belanda “ Hollandsche Beton Maatshappij ” yang dinasionalisasi pada tahun 1961 berdasarkan Peraturan Pemerintah ( PP ) RI No. 61/1961 Tanggal 29 Maret 1961 dengan nama PN. HUTAMA KARYA. Status perusahaan berubah menjadi Perseroan Terbatas berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 1971 junto Akta Perseroan Terbatas No. 74 Tanggal 15 Maret 1973 junto Akta Perubahan No. 48 Tanggal 8 Agustus 1973 yang keduanya dibuat dihadapan Notaris Kartini Mulyadi, SH.
PT.Hutama Karya

Alamat PT.Hutama Karya (Persero)

Kantor PT.Hutama Karya
Jl. Letjen M.T. Haryono Kav. 8 Cawang Jakarta Timur 13340
Telepon: 021 - 819 3708 Fax: 021 - 819 6107

Demikian Informasi Singkat yang dapat dipublikasi untuk PT.Hutama Karya (Persero), Untuk informasi lengkap dapat mengunjungi Situs Resmi PT.Hutama Karya (Persero) pada link Website Resmi di atas.
Semoga Informasi ini berguna untuk Anda agar tidak tertipu dalam mencari Informasi Rekrutmen pada PT.Hutama Karya (Persero).

BUMN

BUMN adalah Badan Usaha Milik Negara yang berbentuk Perusahaan Perseroan (PERSERO) sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 1998 dan Perusahaan Umum (PERUM) sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 1998.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan salah satu pelaku kegiatan ekonomi yang penting di dalam perekonomian nasional, yang bersama-sama dengan pelaku ekonomi lain yaitu swasta (besar-kecil, domestik-asing) dan koperasi, merupakan pengejawantahan dari bentuk bangun demokrasi ekonomi yang akan terus kita kembangkan secara bertahap dan berkelanjutan. Sebagai salah satu pelaku kegiatan ekonomi, keberadaan BUMN memiliki peran yang tidak kecil guna ikut mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945. 

Untuk itu, BUMN paling tidak diharapkan 
  1. Dapat meningkatkan penyelenggaraan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan jasa dalam jumlah dan mutu yang memadai bagi pemenuhan hajat hidup orang banyak;
  2. Memberikan sumbangan kepada penerimaan negara; dan
  3. Meningkatkan sumbangan bagi perkembangan perekonomian nasional.
Untuk mengoptimalkan keberadaan BUMN itu, langkah pengembangan dan pembinaan BUMN secara umum diarahkan untuk dapat menyinergikan kebijakan industrial dan pasar tempat BUMN tersebut beroperasi dengan kebijakan restrukturisasi dan internal perusahaan sesuai dengan potensi daya saing perusahaan.