PT.Dok dan Perkapalan Kodja Bahari - Data Informasi BUMN

PT.Dok dan Perkapalan Kodja Bahari
PT.Dok dan Perkapalan Kodja Bahari - PT.Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) didirikan pada tahun 1990 sebagai empat perusahaan galangan kapal terpadu untuk meningkatkan penampilan kami. Perusahaan galangan kapal: PT. Dok & Perkapalan Tanjung Priok (Persero) yang didirikan sejak 1891, PT. Kodja (Persero) yang didirikan sejak tahun 1964, PT. Pelita Bahari (Persero) yang didirikan since1964, dan PT.Dok & Galangan Kapal Nusantara (Persero) yang didirikan sejak tahun 1964 - bergabung ke perusahaan yang lebih baik kenal sebagai DOK Kodja BAHARI (DKB). Merger tahun 1990 ditujukan untuk mengkonsolidasikan sinergi di antara galangan kapal, meningkatkan produktivitas dan efektifitas.

Alamat PT.Dok dan Perkapalan Kodja Bahari

PT.Dok dan Perkapalan Kodja Bahari
Jl. Sindang Laut No.101, Cilincing Jakarta 14110, Indonesia
Telepon: 021- 430 2228 Fax: 021- 430 3039


Demikian Informasi Singkat yang dapat dipublikasi untuk PT.Dok dan Perkapalan Kodja Bahari, Untuk informasi lengkap dapat mengunjungi Situs Resmi  PT.Dok dan Perkapalan Kodja Bahari pada link Website Resmi di atas.
Semoga Informasi ini berguna untuk Anda agar tidak tertipu dalam mencari Informasi Rekrutmen pada  PT.Dok dan Perkapalan Kodja Bahari.

BUMN

BUMN adalah Badan Usaha Milik Negara yang berbentuk Perusahaan Perseroan (PERSERO) sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 1998 dan Perusahaan Umum (PERUM) sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 1998.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan salah satu pelaku kegiatan ekonomi yang penting di dalam perekonomian nasional, yang bersama-sama dengan pelaku ekonomi lain yaitu swasta (besar-kecil, domestik-asing) dan koperasi, merupakan pengejawantahan dari bentuk bangun demokrasi ekonomi yang akan terus kita kembangkan secara bertahap dan berkelanjutan. Sebagai salah satu pelaku kegiatan ekonomi, keberadaan BUMN memiliki peran yang tidak kecil guna ikut mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945. 

Untuk itu, BUMN paling tidak diharapkan 
  1. Dapat meningkatkan penyelenggaraan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan jasa dalam jumlah dan mutu yang memadai bagi pemenuhan hajat hidup orang banyak;
  2. Memberikan sumbangan kepada penerimaan negara; dan
  3. Meningkatkan sumbangan bagi perkembangan perekonomian nasional.
Untuk mengoptimalkan keberadaan BUMN itu, langkah pengembangan dan pembinaan BUMN secara umum diarahkan untuk dapat menyinergikan kebijakan industrial dan pasar tempat BUMN tersebut beroperasi dengan kebijakan restrukturisasi dan internal perusahaan sesuai dengan potensi daya saing perusahaan.